Jenis Kayu Tahan Banting dan Anti Rayap

Jenis Kayu Tahan Banting dan Anti Rayap
Rayap Gak Betah! Ini 9 Jenis Kayu Tahan Banting dan Anti Rayap
June 11, 2020 redaksi
Kayu biasanya cepat rusak lantaran dimakan rayap. Kayu yang termakan oleh rayap memicu keadaan rumah jadi tidak menarik, rusak, keropos, dan gampang lapuk.
Kayu merupakan bahan dasar yang banyak dicari orang untuk memicu beraneka macam bangunan, furniture dan parabot rumah. Selain itu kayu termasuk bisa digunakan sebagai penghias rumah agar terkesan tradisional dan cantik. Banyak orang yang dambakan jenis kayu yang awet, tahan lama, dan sudah pasti anti rayap.
Ada jenis-jenis kayu yang rayap pun tak mempan memakannya. Rayap tak betah, bahkan untuk tinggal pada jenis-jenis kayu tersebut ini.
1. Kayu Jati
Kayu jati merupakan jenis kayu paling baik dan berkwalitas tinggi dan terkandung di beraneka negara layaknya India, Myanmar, Laos, Kamboja dan Thailand, dan Indonesia. Di Indonesia sendiri tumbuh subur di pulau Jawa layaknya di tempat Jepara, Blora dan Bojonegoro.
Kayu yang berasal berasal dari Burma ini punya banyak keunggulan, tak hanya tahan pada rayap kayu ini termasuk punya batang yang lurus dan bisa tumbuh raih tinggi 30-40 m bersama kadar kadar air segar kayu jati sebesar 70,79% dan kadar air kering udaranya sebesar 14,10%.
Struktur batangnya kuat pada pergantian cuaca, gampang diolah dan juga memiki kadar air arna kayu jati yang natural terasa berasal dari coklat muda, keabu-abuan hingga coklat merah tua, jadi ciri khas tersendiri.
Kayu jenis ini biasanya digunakan sebagai bahan untuk memicu bangunan dikarenakan keawetannya. Bahkan kayu jati ini telah kondang sejak pernah sebagai bahan untuk memicu kapal, jembatan, bantalan rel, hingga kapal perang.
2. Kayu Ulin
Kayu ulin merupakan kayu khas Indonesia yang berasal berasal dari Kalimantan. Kayu ulin termasuk jenis pohon besar yang tingginya bisa raih 50 meter bersama diameter raih 120cm dan punya kadar air kebanyakan sebesar 13,62%. Kayu ini punya julukan kayu besi dikarenakan punya pembawaan yang benar-benar kuat, berat, keras, tahan banting, dan sudah pasti anti rayap.
Kayu ulin benar-benar kuat dan awet agar sering dimanfaatkan sebagai pondasi bangunan di di dalam air dan lahan basah, atap rumah (sirap), kusen dan pintu. Selain itu ulin termasuk biasa digunakan untuk bahan bangunan, layaknya konstruksi rumah, jembatan, tiang listrik, dan perkapalan.
Karena sifatnya yang tahan air, kayu ulin sering digunakan untuk memicu rumah panggung di pinggir rawa atau sungai oleh penduduk Sumatera dan Kalimantan.
3. Kayu Merbau
Pohon merbau banyak tumbuh di tempat luar pulau Jawa, layaknya Sulawesi, Kalimantan, Papua, hingga Maluku. Pohon ini bisa tumbuh raih tinggi 50 meter bersama kadar air sebesar 15%. Kayu merbau punya keunggulan anti rayap dan anti jamur agar penggunaannya lebih tahan lama.  Warna-warna berasal dari kayu merbau mirip bersama kayu jati yakni warna kuning kecoklatan, coklat kemerahan, hingga sedikit kehitaman
Di Maluku dan Papua Nugini kayu merbau termasuk sering disebut kayu besi dikarenakan karakternya yang keras agar kayu merbau termasuk cocok digunakan untuk pembuatan konstruksi rumah, jembatan, hingga badan truk. Kayu merbau tahan pada beraneka keadaan cuaca agar bisa jadikan sebagai bahan pembuatan mebel tertentu outdoor, layaknya kursi teras atau meja teras.
Merbau bisa diserut bersama mesin hingga halus dan gampang digergaji, namun kurang baik untuk dibubut. Kayu ini termasuk biasanya pecah andaikata dipaku, dan bisa menyebabkan noda hitam andaikata terkait bersama besi atau terkena air.
4. Kayu Sonokeling
Kayu sonokeling merupakan kayu asli Jawa yang masuk di dalam kategori kayu keras yang berwarna gelap dan bermutu tinggi. Sonokeling cuma tumbuh liar di hutan-hutan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada ketinggian 600 meter di bawah permukaan laut.
Kayu yang punya nama lain sonobrit dan sonosungu berukuran tengah hingga besar, tingginya raih 20-40 m dan kadar airnya sebesar 15%. Kayu sonokeling punya tekstur yang lembut agar gampang diolah jadi bahan furniture tanpa perlu diamplas.
Kayu sonokeling punya pola yang indah, bersama berhuaskan warna ungu bercoret-coret hitam, atau hitam keunguan berbelang bersama coklat kemerahan.
Bagian tengah kayu sonokeling termasuk punya getah alami yang berfungsi sebagai penangkal rayap dan jamur tanpa perlu menambah obat-obatan lagi, agar kayu ini bisa lebih awet dan tahan lama.
5. Kayu Sengon Laut
Pohon sengon laut atau bisa disebut pohon jeunjing tersebar secara alami di India, Asia Tenggara, Cinaselatan, dan Indonesia. Mulai berasal dari ukuran pohon yang tengah hingga agak besar, kayu sengon laut punya ketinggian raih tinggi 40m bersama diameter 100 cm atau lebih ultimate small shop pdf .
Pohon penghasil kayu ini termasuk punya perkembangan tercepat didunia, selama setahun pohon ini bisa tumbuh mecapai ketinggian 7 menter dan nilai kebanyakan kadar airnya adalah 8,45%.
Kayu ini punya beraneka sebutan nama, salah satunya di Maluku kayu sengon disebut selawaku.
Kayu ini tidak di serang rayap, dikarenakan terdapatnya kadar zat ekstraktif di di dalam kayunya. Kayu jenis ini biasanya diproduksi jadi peti-peti pengemas, papan partikel, papan lapis, dan jembatan.
di Jawa Barat kayu ini banyak digunakan sebagai bahan bangunan rumah, layaknya papan-papan, kasau, balok, tiang dan sebagainya. Di Maluku, pada masa lantas kayu jeungjing biasa digunakan sebagai bahan pembuatan perisai dikarenakan sifatnya yang ringan, review dan sulit ditembus.
6. Kayu bengkirai
Kayu bengkirai atau dikenal termasuk bersama nama kayu balau ini berasal berasal dari Kalimantan dan juga di Filipina dan Malaysia. Kayu bengkirai termasuk bisa tumbuh hingga 40 meter bersama diameter raih 120 cm. Kayu ini punya kadar air 15% dan bisa kering di dalam pas terasa 12 hari hingga 1 bulan.
Bengkirai punya tampilan warna kuning kecokelatan. Inti kayu ini punya warna yang lebih gelap jika dibandingkan bersama bagian yang dekat bersama permukaan.
Jika dibandingkan bersama kayu lain, bengkirai termasuk yang paling getas. Meskipun begitu, kayu ini termasuk kayu yang keras agar banyak digunakan untuk dekorasi luar ruangan layaknya atap dan pagar. Selain itu sifatnya tahan pada cuaca ekstrim memicu kayu ini sering dipakai untuk keperluan konstruksi berat layaknya jembatan, bantalan rel kereta, hingga perkapalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *